Doa 10 Malam Terakhir Ramadhan
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
Inilah doa yang dibaca pada 10 malam terakhir Ramadhan
Doa Pertama
Allahumma innaka 'afuwwun" adalah penggalan awal dari doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk memohon ampunan, yang berarti "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf". Kalimat ini merujuk pada sifat Allah yang suka menghapus dosa dan sangat dianjurkan dibaca pada 10 malam terakhir Ramadan, khususnya saat Lailatul Qadar.
Bacaan Lengkap:
لَلَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku".
Makna dan Keutamaan:
Makna 'Afwun: Berbeda dengan maghfirah (menutup dosa), 'afwun berarti menghapus dosa hingga hilang tak berbekas.
Doa Lailatul Qadar: Doa ini diajarkan oleh Nabi kepada Aisyah RA untuk dibaca saat mencari malam Lailatul Qadar.
Waktu Mustajab: Dianjurkan dibaca di malam-malam terakhir Ramadan, saat sujud terakhir, atau di waktu mustajab lainnya.
Selain versi di atas, ada juga versi lain yang menyertakan karim (Maha Mulia): Allahumma innaka 'afuwwun karim, tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.
Doa kedua:
Allahumma atiq riqaabana wa atiq riqaba abaa ina wa ummahatina minan naar
Doa "Allahumma 'atiq riqabana wa riqaba abaa'ina wa ummahatina minan naar" adalah doa memohon pembebasan diri dan orang tua dari api neraka. Doa ini sangat dianjurkan dibaca, terutama pada bulan Ramadhan, untuk memohon agar nama kita serta orang tua dihapus dari daftar penghuni neraka.
Teks Arab:
أَللّـهُمَّ أَعْتِقْ رِقاَبَناَ وَرِقاَبَ آباَئِناَ وَأُمَّهاَتِناَ مِنَ النَّارِ
Latin: Allahumma 'atiq riqabana wa riqaba abaa'ina wa ummahatina minan naar
Artinya: "Ya Allah, bebaskanlah (hapuslah nama) kami, ayah dan ibu kami dari api neraka."
Keutamaan dan Waktu Pengamalan:
Bulan Ramadhan: Doa ini sangat baik dibaca selama Ramadhan, karena pada setiap malam, Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari neraka.
Waktu Mustajab: Dianjurkan untuk memperbanyak doa ini, khususnya saat waktu berbuka puasa.
Makna: Doa ini merupakan permohonan perlindungan dan jaminan agar kita dan orang tua tidak termasuk golongan ahli neraka, melainkan ahli surga
Doa kafaratul majelis:
سُبْحانَكَ اللَّهُمَّ وبِحَمْدِكَ أشْهَدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ أنْتَ أسْتَغْفِرُكَ وأتُوبُ إِلَيْكَ
Subhânakallâhumma wa bihamdika asyhadu an-lâilâha illâ anta astaghfiruka wa atûbu ilaik.
Artinya: Maha Suci Engkau, ya Allah. Segala sanjungan untuk-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.
Dinotulensikan oleh H. Samuel Abdurrahmn
