Rangkuman Kajian Shubuh 17 Mei 2026 oleh Ustadz DR. Wahid Rahman, Lc, MA
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
Semoga perjumpaan kita pagi ini menjadi sebab perjumpaan kembali kelak di surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Amalan Sunnah di Bulan Zulhijah
Allah mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Harta dan anak-anak hanyalah perhiasan dunia. Karena itu, marilah kita memanfaatkan bulan Zulhijah ini dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah berkata, “Masih ada tahun depan,” karena tidak seorang pun mengetahui apa yang akan terjadi esok hari dan di bumi mana ia akan meninggal dunia.
Sebagaimana firman Allah dalam QS. Luqman ayat 34:
“Dan tidak seorang pun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan dikerjakannya besok, dan tidak seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan meninggal.”
Juga renungkan firman Allah dalam QS. Al-Munafiqun ayat 10–11 tentang penyesalan orang yang menunda amal saleh hingga datang kematian.
Bulan Zulhijah adalah bulan yang sangat istimewa. Maka, hidupkanlah sunnah-sunnah Rasulullah ﷺ di dalamnya.
Keutamaan 10 Hari Pertama Zulhijah
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada amal saleh pada 10 hari pertama Zulhijah.”
Para sahabat bertanya, “Tidak juga jihad di jalan Allah?”
Beliau menjawab:
“Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali sedikit pun.”
Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah رحمه الله menjelaskan:
10 malam terakhir Ramadan lebih utama dari sisi malamnya. Sedangkan 10 hari pertama Zulhijah lebih utama dari sisi siangnya.
Karena itu, segala amal saleh sangat dianjurkan pada hari-hari tersebut:
- shalat sunnah,
- sedekah,
- membaca Al-Qur’an,
- dzikir,
- takbir,
- puasa sunnah,
- dan amal kebaikan lainnya.
Puasa Zulhijah dan Hari Arafah
Diantara amalan utama adalah puasa pada 9 hari pertama Zulhijah, terutama puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa: Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Bertakwa kepada Allah di Mana Pun Berada
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada.”
Takwa bukan hanya saat di masjid atau di hadapan manusia, tetapi juga ketika sendiri, saat berbicara, dan saat menggunakan lisan.
Allah berfirman dalam QS. An-Nahl ayat 97:
“Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.”
Menjaga Lisan dan Kemaluan
Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa kebanyakan manusia masuk neraka karena dua hal:
- mulutnya,
- dan kemaluannya.
Beliau juga bersabda:
“Barang siapa yang mampu menjaga apa yang ada di antara dua rahangnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, maka aku jamin baginya surga.”
Dan sabda beliau:
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.”
Amal saleh akan sia-sia jika lisan tidak dijaga. Rasulullah ﷺ pernah menyebut tentang seorang wanita yang rajin puasa sunnah, rajin shalat, dan rajin sedekah, tetapi lisannya suka menyakiti tetangga. Maka beliau mengatakan bahwa wanita itu termasuk penghuni neraka.
Karena itu Rasulullah ﷺ bersabda:
“Janganlah kalian banyak berbicara selain untuk mengingat Allah.”
Beliau juga bersabda bahwa orang yang paling beliau cintai adalah yang paling baik akhlaknya, dan yang paling beliau benci adalah orang yang banyak bicara dengan sombong dan kasar.
Bahkan Rasulullah ﷺ menjamin sebuah rumah di surga bagi orang yang meninggalkan debat kusir meskipun ia benar.
Bahaya Sombong
Diantara penghalang masuk surga adalah kesombongan dan merasa bangga terhadap diri sendiri.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah sangat membenci orang yang sombong, kasar, dan suka berkata kotor.
Salah satu sunnah Nabi ﷺ adalah bersikap lembut, ramah, dan rendah hati.
Rasulullah ﷺ bersabda tentang orang yang dijauhkan dari neraka:
- orang yang ramah, baik, dan mudah bergaul,
- orang yang rendah hati dan lembut kepada sesama.
Perbanyak Takbir di Bulan Zulhijah
Disunnahkan memperbanyak takbir sejak tanggal 1 hingga 13 Zulhijah, kapan pun dan di mana pun.
Bagi yang tidak berhaji, takbir muqayyad dimulai setelah Subuh tanggal 9 Zulhijah hingga Ashar tanggal 13 Zulhijah.
Bagi jamaah haji, dimulai sejak Zuhur tanggal 10 Zulhijah.
Anjuran Berkurban
Kurban memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur’an dan sunnah, di antaranya dalam QS. Al-Kautsar:
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah”.
Juga kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘alaihimassalam dalam QS. Ash-Shaffat ayat 102–107.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa memiliki kelapangan rezeki tetapi tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.”
Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk menghidupkan hari-hari mulia di bulan Zulhijah dengan amal saleh, dzikir, takbir, puasa, menjaga lisan, dan berkurban dengan ikhlas karena Allah Ta’ala.
Doa Kafaratul Majelis
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Subhânakallâhumma wa bihamdika, asyhadu allâ ilâha illâ anta, astaghfiruka wa atûbu ilaik.
Artinya:
“Maha Suci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Engkau. Aku memohon ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu.”
Dirangkum oleh: H. Samuel Abdurrahman
